Ais Aki Group: Jenis Aki Kendaraan yang Harus Diketahui

Ais Aki Group, Aki merupakan komponen yang penting untuk sebuah kendaraan. Sebab pada komponen ini, energi listrik akan disimpan yang kemudian nanti akan didistribusikan untuk memenuhi kelistrikan kendaraan. Baik itu mobil, motor, atau kendaraan lain yang membutuhkan aki. Tanpa adanya aki, motor atau mobil tidak akan bisa hidup.

Untuk jenisnya, aki dibagi menjadi tiga. Diantaranya sebagai berikut:

Aki Basah

Umumnya, aki jenis ini menggunakan tempat yang transparan. Pemakaian tempat yang semi transparan ini memiliki tujuan mempermudah pengguna untuk mengetahui berapa sisa kadar airnya. Air aki sering disebut dengan air zuur. Air zuur adalah cairan atau air yang mempunyai fungsi sebagai peredam. Cell-cell yang terkandung dalam aki nantinya akan direndam menggunakan air zuur. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa aki basah menggunakan wadah transparan.

Dalam pemakaiannya, air aki memang harus diperhatikan dengan baik. Terlebih lagi cell-cell tersebut harus dicek dan dipastikan terendam seluruhnya dalam air aki. Apabila tidak dipastikan, dikhawatirkan belum terendam semua dan berdampak pada kinerja mesin kendaraan. Jika cell-cell tidak terendam secara keseluruhan, maka penyimpanan arus akan mengalami pengurangan. Hal ini akan mengakibatkan oksidasi dan membuat lempeng cell berkarat. Selain itu kelistrikan pada kendaraan pun akan menjadi tidak maksimal. Oleh sebab itulah sangat penting untuk melakukan pengecekan aki basah setidaknya satu bulan sekali. Juga Anda bisa menambahkan batas air aki sesuai petunjuk atau batasan yang sudah dianjurkan. Yang mana jangan sampai air aki melebihi batas.

Untuk mengisi air aki bisa menggunakan air destilasi, bukannya air zuur. Memang ada yang membedakannya? Simak penjelasannya dibawah ini.

  • Air Destilasi

Adalah air penyulingan atau air dari hasil metode pemisahan bahan kimia. Lewat proses ini, campuran zat yang sudah dicampurkan dididihkan sampai menguap. Nantinya uap akan didinginkan, dan cairan dari hasil pendinginan yang akan dipakai. Cara mudah untuk membedakan antara air destilasi dan air zuur adalah melihat tutup botol. Tutup botol air destilasi akan mempunyai warna merah.

  • Air Zuur

Sedangkan untuk air aki yang satu ini lebih keras dibandingkan dengan air destilasi. Air zuur akan diisikan saat pertama kali air aki kosong, ini karena asam sulfat (H2SO4). Yang mana H2SO4 mengandung elektrolit yang bisa dipakai untuk menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Tutup botol air zuur ini memiliki warna biru.

Dari segi harga, aki basah memang lebih murah dibandingkan dengan jenis aki lainnya. Aki basah jika tidak dirawat dengan benar akan membuat tumpah dan merusak komponen lainnya.

Aki Kering

Jenis aki ini sering disebut Maintenance Free. Walau diberikan nama aki kering, tetapi tidak ada cairan sama sekali di dalamnya. Untuk aki kering tetap menggunakan cairan elektrolit, akan tetapi memiliki kandungan timah kalsium. Dibandingkan dengan timah antimoni, timah kalsium di klaim membuat lebih hemat alias menjadi minim penguapan. Dalam perawatan aki kering memang tidak akan rumit, sebab tidak harus mengisi ulang elektrolit. Selain itu cairan di dalamnya diatur tidak mudah tumpah seperti aki basah. Aki kering memiliki perbedaan pada bagian kemasan, yang mana warnanya cenderung full di desain. Contohnya memakai warna kuning, hitam, biru dan putih. Juga aki kering ini tidak memiliki lubang pengisian.

Aki Kalsium

Lain hal dengan aki basah dan aki kering, kutub dari aki kalsium terbuat dari kalsium. Yang mana mempunyai tingkat penguapan lebih rendah dibandingkan dengan aki di pasaran lainnya. Lebih menariknya, daya tahan baterai aki kalsium sangat baik untuk menyalurkan arus listrik. Sayangnya, di Indonesia aki kalsium kurang populer. Meskipun sudah ada, harganya pun cukup mahal.

Aki Hybrid

Saat teknologi aki basah/kering digabung dengan aki kalsium, maka tercipta aki hybrid atau hibrida. Penguapan dari aki ini pun bisa dikatakan minimum, serta biaya perawatannya pun lebih irit. Aki ini jumlahnya terbatas, jadi jarang ditemukan di toko-toko. Terlebih untuk cairan elektrolit dalam aki hybrid di klaim memiliki efek korosif yang kuat dan bahaya bagi manusia.

Aki Gel

Jenis aki ini adalah aki paling canggih jika dibandingkan dengan jenis aki lainnya. Sesuai dengan namanya, aki ini tidak menggunakan cairan elektrolit, tetapi menggunakan gel. Apabila gel tumpah, maka sifatnya tidak lagi korosif dibandingkan aki lainnya. Untuk perawatan aki ini sendiri pun lebih simpel dan di klaim tahan lama.

Ais Aki Group
Ais Aki Group

Tips Merawat Aki Kendaraan Supaya Tahan Lama

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa aki merupakan komponen penting dalam sebuah kendaraan. Melihat dari sisi fungsinya yang vital, maka harus dijaga dengan baik. Nah dibawah ini terdapat beberapa cara untuk merawat aki kendaraan supaya tahan lama.

  1. Memanaskan Kendaraan Secara Berkala

Saat kendaraan jarang digunakan, atau tidak pernah dipanaskan akan membawa dampak buruk pada aki. Dimana aki mobil menjadi cepat soal meskipun sering diganti. Salah satu penyebab daya aki berkurang adalah karena pemiliknya tidak sering memanasi kendaraan. Nah untuk menjaga tetap awet dan tahan lama, ada baiknya untuk dipanaskan selama 5 – 10 menit sebanyak 2 kali sehari. Apabila tidak sempat melakukannya bisa meminta tolong kepada anggota keluarga lainnya.

  1. Rajin Memeriksa Air Aki

Kemudian Anda juga harus rutin untuk melakukan pemeriksaan air aki, setidaknya 2 – 3 hari sekali. Apabila persediaan air aki berkurang, maka bisa melakukan pengisian ulang. Jika air pada aki kurang dan tidak segera diisi ulang, hal ini akan membuat aki rusak dan mengganggu perjalanan. Oleh sebab itulah sangat penting untuk menjaga air aki tetap ada dan jangan sampai kehabisan.

  1. Rutin Mengecek Kondisi Aki

Selanjutnya, Anda juga harus mengecek dan merawat aki secara rutin. Battery load tester menjadi alat bantu yang bisa dipakai untuk mengecek aki. Alat ini bisa dipakai untuk mengetahui besaran indikator aki. Jika menggunakan aki basah, maka bisa mengecek cairan elektrolit secara rutin. Apabila air aki mau habis, bisa langsung mengisi.

  1. Membersihkan Aki

Perlu diketahui bahwa aki yang jarang dibersihkan memberikan dampak pada terminal aki. Yang mana terminal aki akan sering tertutup debu dan kotoran. Jadi aki akan menjadi kesulitan saat menghantarkan listrik ke komponen lainnya. Anda bisa menggunakan sikat kawat atau sikat plastik untuk membersihkan terminal aki. Lebih baik lagi jika sisa air aki dan jamur bisa dibersihkan supaya aki serta komponen lebih awet.

  1. Memilih Aki Sesuai Kendaraan

Hal paling penting untuk menjaga agar aki tetap awet dan tahan lama adalah memilih aki yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Perlu diketahui bahwa antara aki kendaraan satu dengan lainnya bisa berbeda-beda. Tentunya tidak mungkin jika motor menggunakan aki mobil atau sebaliknya. Selain itu juga pertimbangan pemilihan jenis aki-nya sendiri.